Orang yang sedang mengalami kesedihan, mengalami tekanan mental yang berat, jantung yang berdetak lebih keras. Malas makan, susah tidur, dan tidak bisa berkonsentrasi. Akibatnya prestasi belajar atau kerja menurun. Sungguh amat sayang apabila kita mengalami hal seperti itu. Kita seolah rugi dua kali. Kerugian pertama, kita sudah mengalami peristiwa yang tidak diharapkan.
Kerugian kedua, kita mengalami penderitaan karena selalu teringat dengan peristiwa itu. Kalau kita mau menggunakan pikiran sehat, maka kita bisa menemukan banyaknya keburukan dari mengingat-ingat peristiwa buruk yang sudah lewat. Untuk apa diingat, karena peristiwa itu sudah terlupakan oleh zaman dan orang-orang yang terlibat di dalamnya juga sudah melupakannya.
Banyak orang yang mengira bahwa berbuat maksiat itu menyenangkan dan membahagiakan hidup.
Namun saya melihat mereka yang senang berbuat maksiat malah hidupnya menderita. Tidak peduli
seberapapun kayanya, seberapapun pintarnya, seberapapun tinggi pangkatnya, seberapa pun baik
wajahnya. Saya malah melihat orang-orang yang senang berbuat kebaikan hidupnya selalu bahagia.
Karena maksiat yang kita lakukanlah yang membuat sesuatu yang sebenarnya bisa menjadi milik kita
terlepas dari tangan.
